​Sa’dillah Kawal Empat Aspirasi Prioritas Warga Desa Noko dalam Reses III DPRD Konawe Kepulauan

Daerah25 Dilihat

​NOKO, KONAWE KEPULAUAN KONTARANEWS — Komitmen dalam menyerap dan mengawal aspirasi masyarakat , kembali ditunjukkan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Kepulauan, Sa’dillah, S.IP. Melalui agenda Reses III Masa Persidangan Tahun 2026, Sa’dillah hadir menyapa langsung warga Desa Noko, Kecamatan Wawonii Timur Laut, pada Rabu (4/11/2026).

​Kegiatan konstitusional yang dipusatkan di Desa Noko tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan warga setempat.
​Sinergi dan Harapan Pembangunan Desa
​Acara diawali dengan sambutan dari Sekretaris Desa Noko, Puspita, S.H., yang hadir mewakili Pemerintah Desa bersama jajaran BPD. Dalam pemaparannya, Puspita menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Sa’dillah di tengah masyarakat Desa Noko.

​”Kami sangat mengapresiasi antusiasme seluruh elemen masyarakat yang hadir untuk bersinergi menyuarakan kebutuhan pembangunan desa. Kami berharap usulan-usulan prioritas dari Desa Noko dapat diperjuangkan secara maksimal dan direalisasikan dalam program kerja pemerintah daerah melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD,” ujar Puspita.

​Menanggapi hal tersebut, Sa’dillah, S.IP menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan mandat konstitusi sekaligus ruang moral bagi wakil rakyat untuk mendengar, menghimpun, dan mengawal suara masyarakat.

​”Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa suara dan kebutuhan warga Desa Noko tidak hanya didengar, tetapi juga masuk dalam prioritas perencanaan pembangunan daerah Konawe Kepulauan,” tegas Sa’dillah.

​Empat Poin Aspirasi Prioritas
​Dalam sesi dialog interaktif yang berlangsung hangat dan konstruktif, warga Desa Noko menyampaikan sejumlah permasalahan mendesak yang membutuhkan intervensi pemerintah daerah. Berdasarkan jaring aspirasi tersebut, terangkum empat usulan prioritas:
​Penyediaan Sarana Air Bersih (Sumur Bor)
Masyarakat yang diwakili oleh Bapak Muh. Jafar mengusulkan pembangunan 3 (tiga) titik sumur bor yang tersebar di 3 dusun. Masing-masing sumur diperkirakan membutuhkan kedalaman hingga 50 meter guna menjamin ketersediaan pasokan air bersih yang layak bagi pemukiman warga.

​Optimalisasi dan Pengadaan Jaringan Perpipaan Mata Air
Mengingat debit air pada sumber mata air saat ini makin mengecil dan tidak lagi mencukupi kebutuhan harian warga, masyarakat mengusulkan pemindahan titik jangkauan ke sumber mata air baru dengan debit yang lebih besar. Mengingat lokasinya yang cukup jauh, warga memohon alokasi anggaran bantuan perpipaan untuk menyambungkan jaringan air tersebut ke pemukiman.

​Fasilitas Kesehatan Pangan (Rumah Potong Hewan)
Melalui keterwakilan Bapak Asjal, warga mengusulkan pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH). Fasilitas ini dinilai penting untuk menjamin pemotongan ternak secara higienis serta memastikan ketersediaan daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) bagi masyarakat.

​Penanggulangan dan Prevention Bencana Banjir
Sebagai langkah mitigasi menghadapi musim penghujan, warga meminta pemerintah daerah melakukan peninggian tanggul sungai di area yang rawan meluap. Diperkirakan penambahan ketinggian tanggul membutuhkan panjang bentangan struktur sekitar 100 meter.

​Penutup dan Komitmen Tindak Lanjut
​Rangkaian kegiatan reses ditutup secara resmi dengan penyerahan dokumen aspirasi masyarakat secara simbolis dari Pemerintah Desa Noko kepada Sa’dillah, S.IP, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Seluruh aspirasi yang telah terhimpun selanjutnya akan disusun dan diperjuangkan dalam pembahasan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan.(Tim Redaksi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *