WAWONII UTARA, KONTARANEWS — Anggota DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan, Arwadi, menggelar Rangkaian Reses Masa Sidang III di beberapa desa untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat.(Selasa,3/11/2026).
Titik Pertama: Desa Tapumbatu (Pukul 09.00 WITA)
Kegiatan diawali di Desa Tapumbatu, Kecamatan Wawonii Utara, pada pukul 09.00 WITA bertempat di Balai Desa. Acara tersebut dihadiri secara antusias oleh jajaran pemerintah desa, kepala desa, tokoh masyarakat, hingga tokoh pemuda.
Dalam dialog tersebut, warga mengusulkan pembangunan talud pantai guna mencegah abrasi, serta pengadaan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Agus, salah seorang tokoh pemuda setempat, menegaskan pentingnya pasokan air bersih bagi masyarakat. “Hal ini didasarkan pada kondisi saat ini, di mana kemarau cukup panjang, sementara air menjadi salah satu unsur terpenting aktivitas keseharian kita,” tegasnya.
Selain infrastruktur fisik, aspirasi mengenai pelestarian kebudayaan lokal turut mengemuka. Warga mendorong agar penggunaan bahasa daerah dapat terus dilestarikan melalui kegiatan pembelajaran di sekolah dengan ditunjang bahan ajar khusus.
Usai menyerap aspirasi dan memberikan tanggapan, Arwadi bersama pemerintah desa dan tokoh setempat langsung melakukan peninjauan lapangan di area pesisir yang diusulkan untuk pembangunan talud pantai.
Titik Kedua: Desa Tambaone Utama (Pukul 15.00 WITA)
Memasuki sore hari, tepatnya pukul 15.00 WITA (03 November 2026), Arwadi melanjutkan agenda resesnya di Desa Tambaone Utama. Pertemuan yang dihadiri Kepala Desa dan warga setempat ini menghasilkan sejumlah usulan krusial, di antaranya:
Pembangunan talud pantai/tanggul laut
Bantuan untuk masjid desa
Bantuan bedah rumah bagi masyarakat tidak mampu
Pembangunan Posyandu Terpadu
Penanganan genangan air di halaman SDN 06 Tambaone yang mencapai ketinggian sekitar 40 cm saat hujan.
Menanggapi usulan warga Tambaone Utama, Arwadi menegaskan bahwa pembangunan tanggul pantai akan tetap diusulkan secara berkelanjutan karena sifatnya yang sangat mendesak demi menghadapi musim penghujan. Mengenai bantuan masjid, ia menyampaikan ada 50 desa yang akan mendapatkan bantuan sebesar Rp10 juta dengan syarat membuat proposal. Sementara itu, terkait posyandu dan genangan air di SDN 06 Tambaone, ia berjanji akan memberikan perhatian khusus dan menindaklanjutinya ke Komisi II DPRD.
Komitmen Politik Anggaran
Dalam penutupan rangkaian kegiatan reses tersebut, Arwadi menegaskan komitmennya untuk membawa dan mengawal seluruh aspirasi masyarakat dari kedua desa tersebut di forum legislatif.
”Seluruh usulan dan aspirasi ini kami dengarkan dengan seksama dan akan kami perjuangkan melalui mekanisme politik anggaran yang dimiliki dewan demi kemajuan dan kesejahteraan warga,” pungkas Arwadi. (TIM REDAKSI).


