Paripurna Istimewa HUT RI Ke-80 di Bumi Wawonii, Harmoni Persatuan Di Bawah Sang Merah Putih

Daerah2649 Dilihat

kontaranews konawe kepulauan-Di kolong langit pagi yang cerah, Aula megah DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan dipenuhi detak kebanggan. Jum’at itu, sejarah kembali berbisik di dalam perjalanan pulau kelapa tersebut. Rapat Paripurna Istimewa digelar, mematri makna kemerdekaan yang kini memasuki usia delapan dasawarsa. Jum’at (15/8)

Di kursi pimpinan sidang, Ishak, SE, ketua DPRD Konkep, berdiri bersama dua wakil ketua, Ir. Abdul Halim dan Sahidin, SE. pandangan mereka seakan menyapa hangat dan menyambut kedatangan Bupati Rifqi Saifullah Razak, ST, wakil Bupati Muhammad Farid, SE, mantan Bupati Ir.H.Amrullah, MT, jajaran Forkopimda, kepala OPD, hingga para camat yang hadir dari ujung timur hingga barat wawonii.

Suasana hening sejenak ketika layar menayangkan pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto. Kata demi kata melintas, laksana angin yang membawa pesan dari pusat negeri ke pulau kecil yang penuh rasa ini.

“marilah kita jadikan HUT RI ke-80 sebagai cermin untuk melihat capaian, menyatukan komitmen, dan membangun daerah ini dengan hati yang bersih, niat yang tulus, dan semangat yang tak padam,”  ucap Ishak, suaranya meresap ke sudut-sudut ruang.

Bupati Rifqi melangkah maju, menyampaikan pesan yang bukan sekedar sambutan, tetapi amanah. Ia mengingatkan, kemerdekaan bukan hanya hadiah, melainkan janji yang lahir dari pengorbanan darah dan air mata.

“Bagi Konawe kepulauan, kemerdekaan berarti mampu menentukan arah dan langkah kita sendiri Tema tahun ini, ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’, adalah nafas yang sejalan dengan visi Wawonii Emas 2030 – menuju ekonomi maju, adil, dan sejahtera berkelanjutan,” tuturnya.

Tahun 2025 adalah halaman pertama dari kisah kepemimpinan Rifqi-Farid. Di ruang itu, seolah semua hadir bersepakat, perbedaan bukan jurang, melainkan jembatan yang mesti dilalui bersama.

Acara paripurna istimewa ini ditutup dengan rasa optimisme dan persatuan yang menggelora, seakan menegaskan bahwa semangat 17 agustus 1945 tetap membara di bumi wawonii. (gz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *