Forum OPD Konkep 2026 Resmi Dibuka Oleh Bupati, Arah Pembangunan SDM Jadi Fokus Utama

Daerah432 Dilihat

Langara KontaraNews – 10 Maret 2026 — Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2026 di Kantor Bupati Konkep, Selasa (10/3/2026). Kegiatan strategis ini secara resmi dibuka oleh Bupati Konkep dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, para staf ahli, para asisten, kepala OPD, para kepala bagian, camat, serta para perencana dari berbagai perangkat daerah.
Forum ini menjadi ruang konsolidasi perencanaan pembangunan daerah sekaligus menyelaraskan program kerja perangkat daerah dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Konkep.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan Forum OPD memiliki landasan hukum yang kuat. Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang mengatur tata kelola pemerintahan daerah.
“Forum ini menjadi bagian penting dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa seluruh arah kebijakan pembangunan daerah harus selaras dengan visi pembangunan daerah “Wawonii Emas: Ekonomi Maju, Adil dan Sejahtera Berkelanjutan Tahun 2030.”
Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konkep tercatat mencapai 5,03 persen, menempatkan daerah ini pada peringkat ke-6 dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp31.700.000, berada pada peringkat ke-11 dari 17 kabupaten/kota. Tingkat pengangguran terbuka tercatat 1,52 persen, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 69,93 poin, menempati peringkat ke-14.
Bupati juga menyampaikan bahwa angka kemiskinan di daerah tersebut menunjukkan tren penurunan menjadi 14,42 persen. Adapun rata-rata lama sekolah masyarakat mencapai 9,61 tahun, sementara angka harapan hidup berada pada 70,38 tahun, menempati peringkat ke-16 dari 17 kabupaten/kota.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi dasar evaluasi sekaligus pijakan untuk memperkuat arah pembangunan ke depan.


Forum OPD tahun ini mengusung tema “Transformasi Pembangunan SDM Menunjang Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas.” Dalam kerangka itu, pemerintah daerah menetapkan sejumlah program prioritas unggulan, di antaranya:
Peningkatan akses layanan kesehatan, melalui penempatan 1 bidan dan 1 perawat di setiap desa dan kelurahan.
Program Wawonii Cerdas, berupa pemberian beasiswa serta bantuan pakaian sekolah gratis bagi pelajar.
Pengembangan ekonomi masyarakat, melalui program petani milenial, nelayan produktif, serta penguatan usaha mikro perempuan.
Pembangunan infrastruktur dasar dan perumahan, serta peningkatan konektivitas antarwilayah untuk menunjang pertumbuhan ekonomi.
Optimalisasi pengelolaan pajak dan retribusi daerah.
Penguatan tata kelola pemerintahan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Namun demikian, Bupati juga mengingatkan bahwa sejak tahun 2025 pemerintah daerah menghadapi kebijakan pengetatan fiskal, berupa efisiensi anggaran dan pengurangan transfer daerah dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut menuntut adanya penyesuaian arah kebijakan pembangunan.
Untuk itu, ia menegaskan beberapa langkah strategis yang harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah, yakni:
Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menjaga keseimbangan antara penerimaan dan belanja daerah.
Membatasi kegiatan di luar wilayah Kabupaten Konkep.
Mengurangi kegiatan yang bersifat seremonial.
Memprioritaskan anggaran pada program unggulan yang mendukung indikator kinerja utama RPJMD.
Memperkuat sinergi serta peran desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah.Di akhir sambutannya, Bupati berharap seluruh perangkat daerah dapat menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Dengan memohon ridho Allah SWT, Forum Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Konawe Kepulauan Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujar Bupati.
Ia kemudian menutup sambutannya dengan sebuah pantun:
Menjemur tenun di bawah mentari
Elok dipandang bermotif flora
Susunlah program sepenuh hati
Demi mewujudkan masyarakat sejahtera. (Gz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *