Festival Pulau Wawonii 2026 Digelar 14–24 Mei, Ketua Panitia Safiuddin Alibas: Momentum Besar Angkat Budaya dan Ekonomi Lokal

Daerah294 Dilihat

Konawe Kepulauan konataraNews – Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus mematangkan persiapan Festival Pulau Wawonii 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 14 hingga 24 Mei mendatang. Event ini diproyeksikan menjadi agenda strategis dalam mengangkat potensi budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat.

Ketua panitia, Safiuddin Alibas, S.P., M.E. yang juga menjabat sebagai Kepala Bappeda Konkep, menegaskan bahwa festival tahun ini dirancang tidak sekadar seremonial, tetapi memiliki arah yang lebih berdampak.
“Ini bukan hanya kegiatan seremonial. Kita ingin festival ini menjadi gerakan bersama untuk membangkitkan potensi daerah,” ujarnya dalam wawancara jum’at (1/5/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah kegiatan unggulan telah disiapkan, di antaranya Kirab Budaya, Festival Bahari, Gelar UMKM, lomba foto dan video, pagelaran olahraga dan seni tradisional, serta Expo Desa yang dirangkaikan dengan Wawonii Run.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan tersebut saling terintegrasi untuk mengangkat identitas lokal sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
“Kita padukan budaya, olahraga, dan ekonomi dalam satu rangkaian. Kirab budaya menampilkan tradisi, festival bahari mengangkat potensi laut, dan UMKM kita dorong agar berkembang,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan festival ini.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tapi juga pelaku utama. Karena dampaknya langsung ke ekonomi warga,” tegasnya.
Panitia, lanjut dia, telah melakukan berbagai persiapan teknis dan koordinasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan berjalan optimal.

“Persiapan terus kita lakukan secara bertahap dengan melibatkan banyak pihak. Harapannya, pelaksanaan nanti benar-benar maksimal dan memberi pengalaman terbaik bagi pengunjung,” katanya.

Festival ini juga diharapkan mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah, sekaligus memperkuat citra Pulau Wawonii sebagai destinasi berbasis budaya dan bahari.

“Ini momentum besar untuk memperkenalkan Wawonii lebih luas. Kita punya kekayaan budaya seperti mekoloro, humulu, dan meoti-oti yang harus terus dilestarikan dan dipromosikan,” ungkapnya.

Di akhir wawancara, Safiuddin Alibas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif.
“Kesuksesan festival ini bukan hanya kerja panitia, tapi kerja bersama. Mari kita sukseskan Festival Pulau Wawonii 2026,” pungkasnya.

Dengan rangkaian kegiatan yang variatif dan melibatkan banyak sektor, Festival Pulau Wawonii 2026 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi dan promosi daerah secara berkelanjutan.(GZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *