
WAWONII TIMUR KONTARANEWS – Sang legislator yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan, Imanudin, S.Pd., MM, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2026 yang berlangsung selama lima hari, terhitung sejak 02 hingga 06 November 2026. Berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) Nomor: 170.230/146/DPRD/2026, kegiatan ini dilaksanakan di tiga desa di wilayah Kecamatan Wawonii Timur, yakni Desa Nanga, Desa Lembono, dan Desa Lebo.kamis(5/11/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah krusial bagi masyarakat setempat untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi serta kebutuhan mendasar yang mereka hadapi.
Dalam serangkaian pertemuan tersebut, isu ketersediaan air bersih muncul sebagai persoalan paling mendesak. Memasuki musim kemarau, persediaan air warga mulai menipis dan sejumlah sumber air yang selama ini diandalkan mulai mengalami kekeringan. Guna mengatasi persoalan dasar ini secara jangka panjang, masyarakat mengusulkan pembangunan sumur bor di masing-masing desa.

Selain air bersih, masyarakat juga mendorong adanya peningkatan dan pengembangan potensi sektor perikanan serta pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga. Warga berharap ada dukungan nyata dari pemerintah daerah berupa program pemberdayaan, bantuan sarana dan prasarana produksi, peningkatan kapasitas, hingga pendampingan yang berkelanjutan.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Imanudin menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan seluruh aspirasi warga Desa Nanga, Lembono, dan Lebo dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
”Persoalan air bersih menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehingga tidak boleh dianggap sepele. Pembangunan sumur bor di tiap desa perlu kita perjuangkan agar warga memiliki akses air bersih yang memadai dan berkelanjutan,” ujar Politisi Partai demokrat tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa sektor pertanian dan perikanan memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah di Kecamatan Wawonii Timur, sehingga sudah sepatutnya menjadi prioritas pembangunan.
Melalui agenda reses ini, diharapkan seluruh usulan yang telah diserap dapat masuk dalam pembahasan program kerja pemerintah daerah, sekaligus menegaskan pentingnya kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat untuk memperjuangkan kesejahteraan di wilayah konstituennya.(Tim Redaksi).





