
KONAWE KEPULAUAN KonataraNews – Deretan stand yang dipenuhi hasil kerajinan, produk UMKM, hasil kebun hingga olahan laut mewarnai kawasan Tugu Lingkaran Hati Emas, Langara, Jumat (22/5/2026).
Melalui kegiatan Ekspos Desa 2026, desa-desa di Konawe Kepulauan diberi ruang menampilkan identitas, kreativitas, dan potensi unggulan masing-masing.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Wonderful Wawonii 2026 itu resmi dibuka oleh Rifqi Saifullah Razak dan diikuti seluruh desa dari tujuh kecamatan se-Konkep.
Tak sekadar menjadi ajang pameran, ekspos desa juga menghadirkan wajah pembangunan desa yang mulai bergerak melalui inovasi lokal.
Masing-masing stand menampilkan produk khas, promosi wisata desa, hingga capaian pembangunan yang telah dilakukan pemerintah desa bersama masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Rifqi menilai desa merupakan kekuatan utama pembangunan daerah karena menjadi ruang tumbuh ekonomi masyarakat sekaligus pusat lahirnya budaya dan kreativitas lokal.
Ia mengatakan, potensi desa di Konawe Kepulauan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi identitas daerah yang perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat luas.
“Desa-desa di Konawe Kepulauan memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan dan memiliki daya saing. Karena itu, inovasi harus terus diperkuat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari kemajuan desa.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong desa agar mampu tumbuh mandiri dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki.
Suasana ekspos desa pun dipadati pengunjung yang antusias melihat berbagai produk unggulan masyarakat.
Setelah membuka kegiatan, Bupati bersama Wakil Bupati dan tamu undangan terlihat berkeliling mengunjungi stand-stand desa sambil menyapa masyarakat dan mencicipi produk UMKM yang dipamerkan.
Bagi masyarakat, ekspos desa bukan hanya tentang pameran tahunan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara budaya, ekonomi, dan semangat membangun desa dari akar paling dekat dengan kehidupan masyarakat.(GZ)




