Menyerap Aspirasi Masyarakat: Reses III Muh. Muamal Usman, ST. Dorong Pemerataan Infrastruktur dan Kesejahteraan di Konawe Kepulauan

Daerah34 Dilihat
Foto bersama masyarakat dalam suasana reses III DPRD konkep

​KONAWE KEPULAUAN KONTARANEWS — Masa Reses III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Kepulauan Tahun Anggaran 2026 dimanfaatkan secara strategis oleh Muh. Muamal Usman, ST, untuk turun langsung menyerap aspirasi masyarakat secara mendalam. Pelaksanaan reses ini dilangsungkan secara berkesinambungan dari tanggal 2 hingga 4 dengan alokasi waktu satu hari di masing-masing desa guna memastikan setiap persoalan warga terjaring secara optimal.Kamis (5/11/2026).

​1. Tanggal 2: Desa Mata Bubu — Penguatan Ekonomi Pesisir dan Infrastruktur Dasar
​Pada hari pertama pelaksanaan reses, aspirasi masyarakat Desa Mata Bubu berpusat pada optimalisasi potensi wilayah serta pemenuhan sarana dasar:

​Pengembangan UMKM Sektor Kelautan: Masyarakat mengusulkan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada sektor kelautan yang selaras dengan karakteristik geografis sebagai daerah pesisir pantai, guna memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

​Pengadaan Sumur Bor: Kebutuhan air bersih menjadi prioritas mendesak karena warga setempat masih menggantungkan hidup pada sumur galian yang kualitas airnya belum terjamin.

​Bantuan Alat Pertanian: Petani setempat sangat mengharapkan adanya bantuan pengadaan alat handtractor dari pemerintah daerah untuk menunjang produktivitas pertanian.

​2. Tanggal 3: Desa Mata Dimba — Akses Air Bersih, Ketahanan Pangan, dan Kesejahteraan Nelayan
​Bergeser ke hari kedua, masyarakat Desa Mata Dimba menyampaikan sejumlah usulan strategis yang menyentuh sektor vital kehidupan sehari-hari:

​Ketersediaan Air Bersih/PDAM: Warga sangat mendambakan kehadiran fasilitas air bersih atau jaringan PDAM untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

​Pengadaan Pupuk NPK: Pengadaan pupuk perangsang buah atau NPK diajukan bagi petani lokal dalam upaya meningkatkan hasil produksi serta menyukseskan program pemerintah daerah dalam bidang ketahanan pangan.

​Pengadaan Rompong (Rumpon): Nelayan setempat membutuhkan pengadaan rompong guna meningkatkan hasil tangkapan ikan serta menciptakan efisiensi modal kerja yang berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat.

​3. Tanggal 4: Desa Lapulu — Peningkatan Produktivitas Tani, Perbaikan Jalan, dan Layanan Kesehatan
​Pada hari ketiga, ragam usulan di Desa Lapulu berfokus pada peningkatan infrastruktur penunjang ekonomi serta perluasan akses layanan publik:
​Dukungan Pupuk Pertanian: Pengadaan pupuk NPK kembali ditekankan bagi petani lokal sebagai bagian dari upaya peningkatan hasil produksi dan ketahanan pangan daerah.

​Ketersediaan Air Bersih/PDAM: Kebutuhan mendesak akan akses air bersih yang layak juga dirasakan secara merata oleh warga Desa Lapulu.

​Perbaikan Jalan Desa Munse Raya: Warga mendesak perbaikan infrastruktur jalan yang dinilai sudah tidak layak, terkhusus pada musim penghujan di mana jalan kerap tergenang air dan menghambat mobilitas warga.

​Penambahan Unit Ambulans: Guna memaksimalkan pelayanan kesehatan dengan cakupan wilayah yang begitu luas di Kecamatan Wawonii Timur, diusulkan penambahan 1 unit ambulans baru untuk melengkapi 1 unit yang telah beroperasi sebelumnya.

​“Keterpenuhan sarana dan prasarana bangunan publik serta layanan kesehatan yang prima merupakan tantangan yang harus dihadapi dalam masa efisiensi anggaran belanja daerah yang merupakan titik awal dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan, sehingga setelah masa Reses III ini berakhir permasalahan sarana dan prasarana bangunan publik hingga pelayanan kesehatan khususnya di wilayah Kecamatan Wawonii Utara, Wawonii Timur Laut dan Wawonii Timur dapat segera dituntaskan,” tegas Muh. Muamal Usman, ST.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *