Safari Ramadan di Wawonii, Bupati Konkep Sampaikan Harapan Hibah Aset TPI dan Gaungkan Festival Wonderful Wawonii

Daerah498 Dilihat

LANGARA KontaraNews , Sabtu 15 Maret 2026 – Malam Ramadan di Pulau Wawonii terasa lebih hangat dari biasanya. Di tengah lantunan doa dan kebersamaan jamaah salat Isya dan Tarawih, rombongan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara tiba, membawa pesan silaturahmi sekaligus harapan bagi masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan.
Di hadapan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara dan para tamu undangan, Bupati Konawe Kepulauan, Rifqi Saifullah Razak, membuka sambutannya dengan pantun yang sederhana namun sarat makna.

Bunga melati putih warnanya,
Tumbuh subur di dalam taman.

Kedatangan Bapak Wagub membawa makna,
Mempererat ukhuwah di bulan Ramadan.

Pantun itu seolah menjadi pintu pembuka suasana kebersamaan malam itu. Kehadiran rombongan pemerintah provinsi di tanah Wawonii dipandang bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi juga sebagai jembatan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat di wilayah kepulauan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Konawe Kepulauan, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten dan pimpinan perangkat daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, Kepala Kantor Kementerian Agama, tokoh agama, pimpinan organisasi keagamaan serta masyarakat yang memenuhi tempat pelaksanaan Safari Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Rifqi juga menyampaikan sebuah harapan yang lahir dari kebutuhan masyarakat. Ia menyinggung keberadaan aset di kawasan eks Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Langara, yang hingga kini masih menunggu kejelasan status pengelolaannya.

Di kawasan tersebut, kata dia, terdapat bangunan tau dan reok yang diharapkan dapat dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan agar dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk kepentingan masyarakat pesisir.

Permohonan itu sebenarnya telah diajukan pemerintah daerah melalui surat Nomor 000.2.3/14/2025 tertanggal 13 Juli 2025 tentang permohonan hibah aset pelabuhan ikan. Namun hingga kini, prosesnya masih menunggu tindak lanjut.
“Melalui kesempatan yang baik ini, kami memohon bantuan Bapak Wakil Gubernur kiranya aset tersebut dapat dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan agar dapat kami kelola untuk kepentingan masyarakat,” ujar Bupati.

Tak hanya menyampaikan harapan, Bupati Rifqi juga melaporkan langkah yang telah diambil pemerintah daerah dalam menindaklanjuti surat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor 500.13.1/1396 tertanggal 25 November 2025 tentang peningkatan kualitas event pariwisata dan ekonomi kreatif serta penganggaran kalender event Sultra.
Arahan tersebut, kata dia, telah disambut serius oleh pemerintah daerah. Bahkan pada pagi hari sebelum kegiatan Safari Ramadan berlangsung, sebuah langkah awal telah dimulai.

“Alhamdulillah, tadi pagi telah kami launching atau kickoff dengan tema Festival Wonderful Wawonii,” ungkapnya.
Festival itu diharapkan menjadi panggung bagi Pulau Wawonii untuk memperkenalkan pesonanya dari bentang alam, budaya, hingga potensi ekonomi kreatif masyarakatnya. Sebuah langkah kecil yang diharapkan dapat membuka jalan besar bagi pertumbuhan pariwisata di daerah kepulauan tersebut.

Di Pulau Wawonii, masyarakat memegang satu nilai yang selalu dijaga kegembiraan dalam menyambut tamu. Bagi mereka, kedatangan tamu bukan sekadar kunjungan, tetapi juga kehormatan.

Malam Safari Ramadan itu pun menjadi saksi bagaimana silaturahmi, harapan pembangunan, dan semangat kebersamaan bertemu dalam satu ruang
di bawah langit Ramadan yang penuh berkah.(Gz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *